Sabtu, 13 September 2014

Catatan Syaikh Anis Thohir Untuk Para Mujahid Baru

Suatu hari, seperti biasanya, Syaikh Dr. Anis Thohir Al-Andunisiy sedang mengisi kajian di salah satu halaqah masjid nabawi ba'da maghrib.

Sedikit memperkenalkan beliau, adalah Syaikh Dr. Anis bin Ahmad bin Thohir Al-Andunisiy merupakan seorang ulama ahli hadits dan guru besar di fakultas hadits Universitas Islam Madinah (UIM). Selain mengajar di UIM beliau juga memiliki halaqah kajian berbagai kitab di masjid nabawi. Uniknya, ternyata beliau merupakan keturunan Indonesia lho. Namun sayangnya beliau tidak bisa berbahasa Indonesia karena beliau lahir di Arab sini.

Kembali ke pembahasan. Setelah selesai pembahasan kajian malam itu, maka beliau seperti biasa hendak membuka sesi tanya jawab. Namun sepertinya beliau teringat sesuatu lalu menghentikan sesi tanya jawab.

"Di penghujung kajian pertama kita ini, setelah liburan musim panas yang panjang, saya mengucapkan selamat datang kembali para penuntut ilmu syar'i, para mujahid fii sabilillah, para dai ilallah baik yang lama maupun yang baru datang. Selamat datang kembali di medan jihad menuntut ilmu." sambut beliau ramah.

Kemudian beliau menyebutkan beberapa poin yang sepatutnya diperhatikan oleh para mujahid baru.

-1. إتقوا الله يعلمكم  

(Ittaqullah Yu'allimukum)
Bertaqwalah kepada Allah, takutlah kepada Nya saat di keramaian maupun sendirian. Ingatlah bahwa Allah senatiasa melihat dimanapun kalian berada. Maka apabila kalian telah menunaikan hak Allah niscaya Ia akan membukakan bagi kalian pintu-pintu keberkahan ilmu.

-2. أصلح بينكم و بين الله

(Aslih Bainakum wa Bainallahi)
Perbaiki dan perbagus hubungan antar sesama maupun hubungan kepada Allah Ta'ala.

-3. الصاحب الساحب

(As-Soohib As-Saahib)
Sahabatmu, teman yang engkau pilih itu akan mempengaruhimu. Jika engkau memilih teman yang salih maka mereka akan membawamu kepada ketaatan. Namun apabila engkau memilih teman yang buruk niscaya mereka kan menyeretmu kedalam keburukan pula. Maka berhati-hatilah memilih teman, berhati-hatilah mencari sahabat karena mereka merupakan citra dirimu dan agamamu.
Ingatlah sabda Rasulullah -shallallahu'alaihi wasallam- bahwa seseorang berada di atas agama sahabatnya.

Kemudian saat hendak melanjutkan ke poin berikutnya, qadarullah, adzan Isya' berkumandang dan terhentilah halaqah majelis beliau. Maka sampai disini sajalah sambutan beliau tuk para mujahid baru.




0 catatan kaki:

Posting Komentar